• Post 1
  • Post 2
  • Post 3
Tampilkan postingan dengan label Tips n trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips n trik. Tampilkan semua postingan

Cara mengatasi "Program Has Stopped Working"


Pasti sering anda jumpai ketika sedang menjalankan sebuah software atau game yang baru saja diinstall keluar pesan  'Program Has Stopped Working' . Jika sudah seperti itu biasanya windows menyarankan untuk segera keluar dari software tersebut. Pasti anda marah? haha sudah download lama-lama malah gagal pada saat launch. Nah tutotial dibawah ini mungkin bisa anda gunakan untuk mengatasi 'Program Has Stopped Working'. Dengan cara yang sangat mudah, ini bisa dilakukan oleh siapapun



Berikut langkah-langkahnya:

  • Tekan Windows + Pause break, atau kalau masih bingung, Control Panel > System and Security > System. maka akan muncul seperti gambar dibawah ini



  • Lalu Pilih "advance system setting"



  • Setelah terbuka klik pilih "performance" klik "setting"



  • Kemudian centang "Turn on Deep all program and service except" tinggal add program yang crash. kemudian klik open.



  • Selesai, nah sekarang cobalah kembali mengetes program yang tadinya error Has Stopped Working.


NOTE : Jika masih belum berhasil, semua AV non-aktifkan, di mode compatibility gonta-ganti sampai tidak crash (caranya, klik kanan programnya - propertis - compatibilty).


Untuk ganti win sp3 ke win vista sp2 tinggal centang "run this program in compatibitly mode for :" kalau pakai windows7 biasanya di mode compatibiltynya. kalau win XP sp3 ya Vista SP2 bisa juga win xp sp2.

Read More

Mengubah Flashdisk menjadi RAM

Tips dan trik mengubah flashdisk menjadi RAM:


1. Yang pertama, ada baiknya jika kita terlebih dahulu menyiapkan secangkir kopi panas untuk menemani anda yang lagi galau.

2. Daripada tambah galau, ayo langsung praktek. Siapkan flashdisk dengan kapasitas berapa saja, namun jangan kebangetan. Misalnya kapasitas 256 MB. Ini namanya kebangetan.

3. Siapkan satu port untuk tempat flashdisk. Perlu diingat, port ini sangatlah special, melebihi pacar anda sendiri, jadi jangan dimasukin selain flashdisk yang akan dijadikan RAM. Anda pasti tak mau kan, pacar anda dimasukin selain sama anda? Nah, makanya, port ini fungsinya seperti pacar anda yang hanya melayani anda. Anda berperan sebagai flashdisk tersebut.

4. Masuk ke windows explorer, lalu rename flashdisk anda menjadi ‘RAM Drive’. Mengapa demikian? Sudah, jangan kebanyakan nanya, saya juga ngga tau kenapa sebabnya, tapi kalau mau berhasil ya ikutin caranya.

5. Lalu masuk pada My Computer, pilih properties, Advanced, klik Setting.

6. Pilihlah tab Advanced. Lalu plih change. Loh, kok ngga ada gambarnya sih? Sudah, mau ikutin cara ane ngga? Kalo ngga suka tinggal kasih komentar atau kontak ane aja. Gitu aja kok repot. Hehehe, becanda.

7. Lalu yang anda harus lakukan adalah memilih port yang anda masukin flashdisk.

8. Pilihlah custom size. Namun anda harus ingat, sisakan ruang kosong di dalam flashdisk anda sebanyak 5 MB. Misalkan kapasitas flashdisk anda adalah 512 MB, maka anda menuliskan di situ adalah 507 MB.

9. Lalu klik Set. Kemudian klik Apply. Barulah klik tombol OK.

10. Jika ada perintah untuk restart computer, maka yang harus anda lakukan adalah mengikuti perintah tersebut karena itu adalah perintah dari jendral. Wkwkwk.

11. Taraaaaaaa. Komputer anda sudah bisa dimasukin flashdisk sebagai RAM.

12. Namun ada tumbal yang harus anda penuhi. Tumbal itu bukanlah orang atau kembang 7 rupa, hehe. Tumbalnya adalah: flashdisk anda tidak boleh digunakan untuk aktifitas apapun kecuali untuk RAM di laptop anda. Syarat yang kedua adalah jangan mencabut flashdisk yang digunakan untuk RAM saat komputer anda masih dalam keadaan hidup. Mengapa demikian? Karena jika anda melanggar syarat itu, maka komputer anda akan menjadi crash.
Read More

Cara Untuk Meningkatkan Keamanan PC


1. Upgrade Sistem Operasi

Meng-upgrade sistem operasi ke yang lebih baru, setidaknya tetap mengikuti program terakhir yang disediakan.
  • Pengguna Microsoft Windows XP meng-upgrade ke Microsoft Windows XP Service Pack (SP) 2.
  • Untuk pengguna Microsoft Windows 95/98/ME/NT, disarankan meng-upgrade ke yang lebih tinggi.
  • Menutup celah keamanan pada sistem operasi dengan memasang security patch terkini. 
2. Gunakan Firewall

Firewall membantu melindungi komputer dari hacker jahat, worm, dan beberapa spyware.
  • Gunakan Windows Firewall (tersedia pada Windows XP SP2) atau produk-produk firewall lainnya baik yang harus beli maupun yang gratis. Beberapa program firewall komersial adalah ZoneAlarmAgnitum Outpost Personal Firewall, Checkpoint Firewall, dll. Sedangkan yang gratis seperti Comodo Personal Firewall,Sunbelt Personal Firewall.
  • Untuk pengguna internet broadband, pastikan router sudah memiliki firewall. 
3. Install Antivirus

Antivirus melindungi kita dari akses virus pada komputer dan serangan-serangan jahat lain seperti trojan danworm. Antivirus bisa mencari virus, trojan, dan worm yang berdiam di komputer dan melakukan pemindai terhadap email yang masuk maupun email yang keluar. Yang terpenting adalah:

  • Pastikan Antivirus Anda selalu diset untuk meng-update pengetahuannya tentang virus-virus terbaru.
  • Pastikan juga program Antivirus Anda adalah versi yang terakhir. 
  • Jangan membuka attachment email dari orang yang tidak anda kenal.
  • Lakukan pemindai (scanning) terhadap removable device seperti hard disk external, USB disk, maupunCD/DVD yang terkadang mengaktifkan auto-run. 
4. Selalu Update

Sama seperti sistem operasi, piranti lunak yang terus di-update akan terbebas dari masalah kelemahan keamanan. Selain itu, gunakan program-program terkini agar terus mengikuti perkembangan keamanan program.

5. Mencegah Spyware

Spyware adalah program kecil yang hinggap di komputer kita untuk merekam dan mengirimkan semua data-data dan kegiatan yang terjadi di komputer, tentunya hanya kegiatan yang diinginkan si pembuatlah yang direkam, seperti aktivitas keyboard oleh keylogger.Mencegah spyware dapat dilakukan dengan :

  • Waspada terhadap file yang Anda buka atau download lewat internet atau email. 
  • Jangan menginstall program yang tidak jelas pembuatnya. 
  • Jangan sembarangan berselancar ke situs yang memiliki tingkat risiko tinggi. Sebagai contoh: Banyak situs porno yang mengandung spyware.
Menghilangkan spyware bisa menggunakan program AntiSpyware seperti Windows Defender, Ad-Aware,Spybot Search & Destroy, dll lalu lakukan pemindai di seluruh komputer. Yakinkan program selalu melakukan update otomatis dan memindai komputer setiap hari sebelum anda memulai kerja.

6. Amankan Koneksi Nirkabel (Wireless)

Apabila anda memiliki jaringan nirkabel, selalu ikuti dokumentasi instalasi dan :

  • Gunakan MAC filtering untuk membatasi penggunaan pada komputer yang dipercaya saja.
  • Gunakan enkripsi WPA atau WPA2 yang lebih aman untuk mengurangi risiko penyadapan.
 7. Membatasi Resiko Email Spam

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko terhadap spam :

  • Jangan meng-klik apapun terhadap email yang telah diidentifikasi sebagai spam.
  • Pisahkan antara email pribadi / kantor dengan email yang digunakan khusus untuk melakukan registrasi online.
  • Gunakan email client yang sudah terintegrasi dengan spam filter atau pasang program spam filter.
 8. Backup

Selalu backup file-file penting dan simpan di tempat lain yang aman, pastikan file-file terbackup dengan baik dan tidak mengandung malware.

9. Keamanan Fisik

  • Buat tanda “keamanan” pada komputer anda dan benda lain yang anda anggap penting, agar selalu ingat bahwa barang tersebut butuh keamanan.
  • Pastikan tidak meninggalkan catatan-catatan kecil di sembarang tempat. Catat setiap nomor serial dan jangan sampai orang lain tahu.
  • Pastikan pintu rumah, jendela, garasi terkunci dengan baik.
  • Alat pendeteksi gerak dan alarm meningkatkan pengamanan rumah anda.
  • Jangan biarkan komputer terlihat dari luar rumah, tentu akan mengundang pencuri. Pakai kunci pengaman tambahan untuk laptop, misal: fingerprint, usb dongle, dll.
  • Gunakan tas yang memiliki pengaman tambahan untuk laptop.
  • Hati-hati saat kendaraan anda mengalami gangguan dijalan, misal: ban bocor, yang seringkali dimanfaatkan oleh penjahat untuk mencuri laptop anda.

Read More

Meningkatkan Kinerja Komputer/PC


1. Pangkas File Berserakan pada Desktop Anda

Apakah Desktop Anda penuh dengan file berserakan? Ada beberapa langkah yang dapat Anda pilih untuk memperbaikinya. Jangan terlalu banyak file berserakan di desktop karena secara signifikan walaupun kecil akan mempengaruhi kinerja komputer. Jadi simpanlah file pada tempatnya sebisa mungkin tata dengan rapi file Anda.

2. Uninstall Program yang tidak digunakan

Anda mungkin telah mengumpulkan program-program di komputer Anda yang tidak Anda gunakan. Ketika program terinstall, menciptakan hubungan antara program dan sistem operasi. Bahkan jika Anda tidak menggunakan program-program ini, mereka dapat memperlambat sistem Anda. Maka sebaiknya Anda mengUninstall program yang tidak Anda butuhkan agar tidak memperlambat sistem Anda


3. Scan Sistem Anda untuk mengecek kesalahan

Sebuah sistem operasi adalah kumpulan file yang melakukan fungsi yang berbeda. Hal ini dimungkinkan, dari waktu ke waktu, bahwa satu atau lebih file-file sistem telah berubah atau menjadi rusak. Jika hal ini terjadi, kecepatan sistem Anda bisa berkurang. Dengan menggunakan utility yang disebut ” System File Checking”, yang mana akan memeriksa file-file dengan benar sehingga masalah bisa ditemukan.

4. Scan Virus, Spyware dan Adware
Setiap komputer rentan terhadap virus apalagi yang basis Windows XP dan yang tidak menggunakan Anti Virus. Virus adalah program kecil yang jahat yang menyebabkan masalah baik besar dan kecil bagi pengguna. Spyware dan Adware adalah program yang dibuat oleh perusahaan untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang pelanggan. Biasanya program ini tidak dibuat untuk tujuan berbahaya. Spyware dan Adware berada dalam memori komputer dan akan memperlambatnya. Scanning berkala dan penghapusan Virus, Spyware dan Adware merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kinerja komputer.

5. Kurangi Penggunaan Program secara otomatis saat Start Up.

Program menggunakan operasi memori RAM. Kecuali Anda selalu menggunakan suatu program, Anda dapat menjaga mereka dari loading pada startup Windows. Tetapi jika jarang digunakan lebih baik non aktifkan saja dari auto start. Sehingga kinerja Komputer Anda nantinya akan maksimal

6. Periksa Spesifikasi Komputer/PC Anda

Jangan lupa perhatikan spesifikasi dari Komputer atau PC Anda. Adalah hal yang mustahil untuk mempercepat komputer jika mainboard misalnya hanya mendukung Pentium 3. Jadi syarat pertama adalah hardware harus memungkinkan untuk memaksimalkan PC Anda. Apabila hardwarenya sudah mendukung pastinya akan menambah pemaksimalan PC Anda.
Read More